Sabtu, 21 April 2012

Pasukan Penyerbu Osama bin Laden Menjadi Korban Kegagalan dan Kebohongan Sebuah Misi

Satu demi satu pasukan komando yang menyerbu kompleks peternakan milik David Koresh dalam Tragedi Waco tahun 1993 yang menewaskan belasan anak-anak tak berdosa itu meninggal secara misterius. Ini adalah cara untuk membungkam kebenaran peristiwa mengenaskan ini dari kemungkinan terbongkar oleh mulut-mulut anggota pasukan komando itu. Hal yang sama terjadi pada para anggota pasukan komando sEAL Team 6 yang disebut-sebut sebagai pasukan yang menyerbu dan membunuh Osama bin Laden beberapa waktu lalu.

Sebagaimana diberitakan di berbagai media massa, pada tgl 6 Agustus lalu sebuah helikopter militer Amerika jatuh di Afghanistan menewaskan 31 personil militer Amerika, 20 di antaranya anggota komando SEAL Team 6. Menurut informasi, Team 6 adalah tim paling elit dalam komando SEAL yang hanya melakukan operasi-opesi militer paling sulit dan kompleks, rahasia, dan sering harus melanggar hukum internasioal.

Keterangan resmi Amerika menyebutkan kecelakaan itu disebabkan tembakan rudal Taliban. Kejadian sebenarnya jauh dari keterangan itu, dan Amerika sangat berpengalaman dalam hal-hal seperti ini.

Telah menjadi pengetahuan luas di kalangan inteligen internasional bahwa Osama bin Laden telah meninggal jauh-jauh hari karena penyakit. Pada bulan Maret 2000 majalah Asia Week memberitakan masalah kesehatan Osama, menyebutnya menderita sakit ginjal akut yang mengancam jiwanya. Sebelum peristiwa WTC 11 September 2001, ia yang merupakan agen rahasia CIA sejak invasi Uni Sovyet atas Afghanistan tahun 1979, menjalani perawatan di rumah sakit militer Amerika di Dubai. Pada saat itu Osama dirawat oleh tim kesehatan pimpinan Dr. Terry Callaway.

Saat itu bin Laden menginap di salah satu ruang VIP Suite, menerima kunjungan keluarga dan teman-temannya dari keluarga raja-raja dan Emir Arab. Pada saat itu seorang anggota CIA yang beroperasi di Dubai mengunjungi ruangan Osama. Beberapa hari kemudian anggota CIA itu membual kepada beberapa orang tentang pertemuannya dengan Osama. Pada tgl 15 Juli 2000 atau sehari setelah Osama kembali ke Pakistan, sang agen ditarik ke Amerika.

Apa yang dikatakan Amerika tentang kematian Osama bin Laden beberapa waktu lalu sungguh menggelikan. Tidak ada bukti forensik, foto, dan mayat yang dikubur di dasar laut. Apa yang terjadi dalam drama kematian Osama bin Laden oleh serangan pasukan SEAL di Abbottabad, Pakistan merupakan bagian dari operasi inteligen psikologi terbesar paling mematikan, mahal, dan lama, "War on Terror."

Dan kini para anggota SEAL Team 6 telah meninggal. Mayat-mayat tidak akan berbicara.

Sumber:
"Inside Scoop: Shot Down Black-Op Seals Won't Be Talking Now"; Julis Sequerra; Before It's News; 7 Agustus 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar